Umum

Kontingen SKOI Kaltim kembali gemilang dihari ke 2 Thailand SSC

SKOI Management | Senin, 03 Agustus 2015 - 00:13:45 WIB | dibaca: 696 pembaca

rizki dan fauzi tampil sangat gemilang

Sisaket,Thailand – Awan Sejuk menyelimuti kontingen SKOI Kaltim di hari kedua Ajang Multievent antara sekolah olahraga di kawasan asia tenggara Thailand SSC ke-18. Setelah sebelumnya Tenis meja dan anggar menyumbangkan 3 medali bagi Benua Etam, kini giliran cabor balap sepeda yang tampil memukau. Bertanding di Nakahm Tower Willow Dome Arena 2 atlet Balap Sepeda SKOI Kaltim Rizki Hidayatul dan M. Fauzi Ibrahim mempersembahkan 3 emas dan 1 perak sehingga menenpatkan SKOI Kaltim keluar sebagai juara umum pada Cabor “Cakkayan” Bahasa Thailand-red.

M. Fauzi Ibrahim menjadi the best athelete setelah berhasil memboyong 2 emas lewat nomor Individual Time Trail (ITT) di 1000 dan 3000 meter U-18 menjadi yang tercepat menguguli pembalap asal Suphanburi Sorts School dan tuan rumah Sisaket Sports School. Sementara itu dinomor ITT 500 meter U-16, Rizki Hidayatul Fadli harus puas diposisi kedua setelah hanya kalah 1 second dari lawan Witranum Rinhum asal Suphanburi Sports School. “saat permulaan lomba lintasan masih basah akibat diguyur hujan, dan Rizki memilih bermain aman saat melewati ditikungan, sempat kecewa karena hasilnya tipis sekali, namun anak-anak mampu membayar lunas kegagalan diawal lomba, saya sangat bersyukur dengan hasil ini ditengah musibah yang menimpa saya” jelas pelatih Agus Dwiyanto yang masih terlihat sedih karena pada saat bersamaan mendapat kabar  duka dari Indonesia dimana sang adik menghembuskan napas terakhirnya di Kota Surabaya. Di nomor ITT 1000 meter Rizki tidak mengulangi kesalahanya dan mampu menjadi yang tercepat mengguli Ubon Ratchathani SS dan Nakhonsawan SS.

Hasil ini menempatkan Indonesia sementara di Posisi ke 6 peroleh medali dengan raihan 7 emas dan 1 perak. “mengingat jumlah atlet yang dikirim melaui Kementerian Pemudan dan Olahraga RI hanya 15 atlet peringkat bukan menjadi patokan keberhasilan, melainkan rasio perolehan medali yang dicapai anak-anak, hasil sementara sebenarnya sudah sangat mengejutkan, kita adalah kotingen terkecil baik dari jumlah atlet maupun keikutsertaan cabang olahraga dibanding 41 Sekolah Olahraga peserta lainya. Ungkap Wazirman Kasubdit Bidang Program Pembibitan Kemenpora RI selaku Chef de Mission SKOI Kaltim

Kaltim masih berpeluang menambah perolehan medali mengingat masih terdapat beberapa nomor final seperti tunggal putra cabor Tenis meja dimana Habibie wahid akan berhadapan dengan unggulan pertama asal Bangkok SS, serta terdapat 12 nomor dicabang olahraga anggar.